Rukun Negara

The Rukunegara or sometimes Rukun Negara (Malay for “National Principles”) is the Malaysian declaration of national philosophy instituted by royal proclamation on Merdeka Day, 1970, in reaction to a serious race riot known as the May 13 Incident which occurred in 1969. The incident proved at that time that Malaysian racial balance and stability was fragile at best. Immediately thereafter, the Malaysian government sought ways to foster unity among Malaysians. One of the methods used to encourage unity is the Rukunegara

BAHAWASANYA NEGARA KITA MALAYSIA mendukung cita-cita hendak :

  • mencapai perpaduan yang lebih erat di kalangan seluruh masyarakatnya ;
  • memelihara satu cara hidup demokratik ;
  • mencipta satu masyarakat adil di mana kemakmuran Negara akan dapat dinikmati bersama secara adil dan saksama ;
  • menjamin satu cara liberal terhadap tradisi-tradisi kebudayaannya yang kaya dan berbagai corak ; dan
  • membina satu masyarakat progresif yang akan menggunakan sains dan teknologi moden.

MAKA KAMI, rakyat Malaysia, berikrar akan menumpukan seluruh tenaga dan usaha kami untuk mencapai cita-cita tersebut berdasarkan atas prinsip-prinsip yang berikut :

  • KEPERCAYAAN KEPADA TUHAN
  • KESETIAAN KEPADA RAJA DAN NEGARA
  • KELUHURAN PERLEMBAGAAN
  • KEDAULATAN UNDANG-UNDANG
  • KESOPANAN DAN KESUSILAAN

Ps: Apa yang berlaku di Malaysia Kini ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s